hujan pagi hari kadang memang merepotkan
tapi ini musim hujan, november desember
mungkin tak semua orang menyambut baik hujan pagi hari
tapi aku suka udaranya, suasananya, langitnya, walaupun mendung dan bukan biru bercahaya.
aku memperhatikan, sebagian orang berlindung dibawah kanopi,duduk di halte, atau menumpang duduk di warung kecil, untuk menunggu hujan mereda
sebagian orang berlari menerobos rintikan air dengan menutupi kepalanya
sebagian lagi terlihat berjalan di bawah payungnya, mungkin mereka tidak mau masuk angin sejak pagi hari
dan aku disini, duduk di sisi dekat jendela di sebuah bus yang aku naiki
kaca jendela yang berembun, semilir angin hujan masuk melalui celah atas jendela
ini yang lama ku rindukan, percikan hujan pagi hari
teringat aku dulu selalu menunggu hujan dan berharap kita bisa berjalan bersama dibawah hujan
ingin rasanya bertukar cerita sambil mendengar rintikan hujan yang menghujam payung ini
tapi sekarang rasanya berbeda. desember yang ketiga denganmu ini sepertinya tak sama
senyummu memang lebih hangat daripada desember pertama, ataupun kedua
tapi karena aku makin tahu yang menambah hangat senyummu memang bukan dariku
tapi aku tau juga, kalau ini desember yang terakhir, musim hujan terakhir bersamamu
biarkan saja air hujan dingin yang menghangatkan aku, bukan senyummu lagi
karena ini terakhir kalinya, aku ingin bisa melanjutkan hujan pagi hari di desember ku selanjutnya tanpa harus mengharapkanmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar